Larangan ASN Mudik Pakai Mobdin oleh Dedi Mulyadi
nfoterpenting.com –Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi, kembali menyampaikan pandangannya terkait etika penggunaan fasilitas negara. Kali ini, ia secara tegas melarang aparatur sipil negara (ASN) menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran. Menurutnya, tindakan tersebut bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga mencerminkan rendahnya integritas pejabat publik.
Pertama-tama, Dedi menegaskan bahwa mobil dinas dibeli menggunakan uang rakyat. Oleh karena itu, kendaraan tersebut seharusnya hanya digunakan untuk keperluan kedinasan. Ia menilai bahwa ASN wajib menjadi contoh dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Selanjutnya, ia menyoroti pentingnya kedisiplinan moral dalam pelayanan publik. Tidak cukup hanya mengikuti aturan tertulis, menurut Dedi, ASN juga harus memahami batasan antara kepentingan pribadi dan tugas negara. Sebagai ilustrasi, ia menyebut bahwa mudik adalah kegiatan pribadi, sehingga tidak pantas dilakukan dengan kendaraan milik negara.
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi turut menyindir Wali Kota Depok, Mohammad Idris, yang dinilainya kurang tegas dalam menerapkan aturan tersebut. Ia menyayangkan jika ada kepala daerah yang membiarkan ASN menggunakan mobil dinas untuk mudik. Dalam pandangannya, seorang wali kota seharusnya menjadi panutan dalam hal integritas dan kedisiplinan.
“Baca Juga :Libur Lebaran Seru di Trans Snow Makassar”
Selain itu, Dedi juga mengingatkan bahwa pembiaran seperti ini bisa merusak citra pemerintahan. Jika pelanggaran terus terjadi tanpa ada tindakan, maka kepercayaan masyarakat terhadap pejabat publik bisa menurun drastis. Oleh karena itu, ia mendorong para kepala daerah untuk menetapkan aturan internal yang lebih ketat menjelang musim mudik.
Tidak hanya itu, Dedi juga mengajak masyarakat untuk turut mengawasi penggunaan mobil dinas oleh ASN. Ia menekankan bahwa kontrol publik sangat penting dalam menjaga akuntabilitas pejabat. Dengan partisipasi masyarakat, penyalahgunaan fasilitas negara bisa ditekan secara signifikan.
Kemudian, sebagai anggota DPR RI, Dedi berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya regulasi yang lebih tegas dan jelas. Menurutnya, perubahan nyata bisa dimulai dari hal-hal kecil, seperti disiplin dalam menggunakan kendaraan dinas.
Akhirnya, Dedi berharap langkah ini menjadi contoh yang bisa ditiru oleh pejabat lain di seluruh Indonesia. Ia percaya bahwa pelayanan publik yang bersih dan beretika hanya bisa tercipta jika semua pihak bertindak konsisten. Oleh sebab itu, ia mengingatkan ASN agar tidak mencampuradukkan urusan pribadi dengan fasilitas negara.
Secara keseluruhan, pernyataan Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya moral, etika, dan keteladanan dalam birokrasi. Dengan begitu, kepercayaan publik terhadap ASN dan pejabat negara dapat terus terjaga.